Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Sunday, August 21, 2016

Harga Rokok Mahal Masyarakat Beralih Ke Bakong Aceh

www.atjeh-post.tk
Harga Rokok Mahal Masyarakat Pusing.
ATJEH POST - Isu harga rokok anjlok hingga dua kali lipat menjadi bahan perbincangan masyarakat, baik dimedsos maupun di warungkopi.

"Harga rokok jadi Rp 50 ribu per bungkus adalah salah satu referensi yang dikomunikasikan," ujar Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, Jumat (19/08/2016) di Jakarta.

Lantas apakah kebijakan itu cukup efektif? Berbagai tanggapan lansung bermunculan dari masyarakat. Karena rata-rata penikmat rokok kelas ekonomi menengah kebawah.

Seorang warga mengatakan "Jika harga rokok naik hingga 50 ribu per bungkus, kemungkinan besar banyak yang beralih ke rokok aceh karena kondisi ekonomi yang terjepit".

Lanjut nya, kebijakan menaikan harga rokok harus dilihat secara luas, karena esensinya belum sampai di masyarakat. "Saya pikir meninggalkan rokok adalah masalah kesadaran. Berapapun harga yang nanti dinaikan, jika konsumennya belum sadar, tetap tidak akan efektif, malah bikin masalah baru," tukasnya.

Rakyat Aceh Tidak Mempersoalkan Harga Rokok Mahal

http://www.atjeh-post.tk/
Rokok mahal / sembako lebih mahal.
ATJEH POST : Tersebarnya isu kenanyikan harga rokok dua kali lipat dari harga sebelumnya yang mencapai 50 ribu perbungkus tidak membuat rakyat aceh gementar, bahkan ada yang mengapresiasi kepada presiden jika memang isu tersebut menjadi kenyataan. Pasalnya, rakyat aceh sudah terbiasa belanja dengan harga mahal, bahkan sangat jauh berbeda harga barang dengan daerah ibukota jakarta.

Berdasarkan informasi yang di peroleh Atjeh Post dari warga yang enggan menyebut namanya mengatakan "harga barang mahal bukan sebuah hal yang baru bagi rakyat aceh, sudah sering harga sembako mahal seperti beras, gula, minyak. Padahal pemerintah harus memikirkan terhadap harga barang pokok agar tidak terlalu mahal demi menjaga ke stabilan ekonomi".

"Kalo memang sekarang pemerintah harus menaikan harga Rokok hingga 50 ribu saya pikir hal yang wajar, karna barang pokok saja mahal yang harus ada sehari - hari", tambahnya. 

Harga Rokok Naik Rp 50 Ribu, Rokok Ilegal Bisa Saja Beredar Dan Pengangguran Akan Bertambah

Setelah beredar kabar Presiden Jokowidodo akan menaikkan harga rokok. Kenaikan harga rokok ini cukup signifikan, yang semulanya hanya Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu bisa naik 2 kali lipat mencapai harga Rp 50 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moefti, mengatakan bahwa kenaikan harga rokok tersebut sangat mengkhawatirkan dan bisa mengancam bangkrutnya industri rokok, padahal industri rokok itu sendiri penyumbang pajak negara yang besar.

“Suatu barang apapun kalau kenaikannya harganya terlalu berlebihan itu sangat fenomenal, akibatnya akan banyak,” kata dia, Sabtu (20/8).

Dengan begitu maka industri rokok akan menurunkan jumlah produksinya, sehingga otomatis karyawannya juga ada yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Maka dari itu yang paling mengkhawatirkan dari adanya peristiwa ini yaitu pengangguran makin banyak di indonesia ini.

Maka dari itu, Muhaimin berharap kepada pemerintah agar memikirkan matang-matang sebelum benar-benar menaikkan harga rokok. Pemerintah diharap agar melihat beberapa aspek sebelum menaikkan harga roko seperti, petani, pelaku industri hingga konsumen itu sendiri, ujarnya.

Heru mengatakan bahwa pemerintah jangan hanya melihat dari aspek kesehatan yang ditimbulkan dari rokok, akan tetapi juga melihat tenaga kerja yang bekerja di industri rokok tersebut. Mereka semua bisa terancam di PHK.

“Jadi kita harus komunikasikan dengan seluruh stakeholder, baik yang pro kesehatan maupun yang pro industri, petani karena pasti ada tarik ulur di situ. Kalau cuma dengarkan salah satunya, bisa bangkrut itu,” jelas Heru.

Selain adanya masalah yang sudah disebutkan diatas, maka dampak lainnya dari kenaikan harga rokok menurut Heru yaitu adanya peredaran rokok ilegal. Maka dari itu harapan Heru dan mungkin harapan masyarakat Indonesia juga, kenaikan harga rokok tersebut jangan lah terlalu memaksa karena bisa mengakibatkan kerugian ekonomi.

Sumber : Liputan6.com

Friday, June 3, 2016

Modus Peredaran 1,6 Ton Ganja Aceh yang Diungkap Bareskrim


Jakarta - Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri mengungkap peredaran 1,6 ton ganja kering asal Aceh. Ganja tersebut diangkut menggunakan truk kontainer dengan dibungkus kotak rokok.

"Sebagian dibungkus kotak dus rokok dan sebagian lagi masukkan ke dalam karung," ujar seorang anggota yang enggan disebutkan namanya, Kamis (2/6/2016) malam.

Menurut anggota tersebut, pelaku melapisi kardus rokok itu dengan kardus-kardus bekas untuk mengelabui petugas. Tetapi berkat kejelian petugas, penyamaran sindikat pun terbongkar.

Truk yang sedianya dibawa ke Jakarta itu disergap anggota Bareskrim Polri di kawasan Tulangbawang, Lampung pada Kamis (1/6). Setelah dibongkar, kardus tersebut ternyata berisi ganja.

"Ada sopir dan kernet sudah diamankan. Mereka masih diperiksa terkait asal-usul barang tersebut," imbuhnya.

Sebelum dibawa ke kantor Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika, truk tersebut sempat transit di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Barang bukti kemudian dimasukkan ke dalam truk Dalmas untuk dibawa ke rumah sakit.

Wakil Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri membenarkan adaya penangkapan tersebut. "Benar ada penangkapan tersebut. Tetapi nanti akan dijelaskan lebih detil oleh Kabareskrim dalam press rilis," ujar Eko, Kamis (2/6/2016).

Sumber: detik.com

Thursday, June 2, 2016

Kivlan Zein: Partai Komunis Indonesia Sudah Berdiri Dua Minggu Lalu


JAKARTA - Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zein mengatakan bahwa sudah dua minggu yang lalu, sebuah partai yang sudah mati sekarang sudah bangkit lagi yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut Kivlan, dia sudah tidak lagi terkejut karena PKI saat ini sudah mulai bangkit dari kuburnya.

"Dua minggu lalu Partai Komunis Indonesia sudah berdiri. Pimpinannya namanya Wahyu Setiaji. Cari itu orang," ungkapnya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Dia menjelaskan bahwa partai tersebut sudah memiliki struktur hingga tingkat daerah dan desa.

Serta bermarkas di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Hal itu, lanjutnya merupakan perwujudan dari DN Aidit yang menginginkan adanya PKI untuk hidup kembali, ketika negara dirasa cukup aman bagi PKI.

"DN Aidit 29 September 1965 bilang tarik senjata dan kita akan kembali lagi kalau kita sudah kuat," katanya.

Para pendukung PKI, lanjut Kivlan juga diberikan dana sebesar Rp 15 juta untuk kegiatan mereka.

"Mereka sekarang sudah ancang-ancang. Saya dapat informasi dari orang PDIP dan pendukungnya mendapat Rp 15 juta," ujarnya di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Dia menjelaskan bahwa Partai Komunis Indonesia saat ini juga sudah merekrut anggota dewan yang berada di parlemen dan partai-partai yang lain.

"Baca majalah Historica Banyak bukti kalau Partai Komunis Indonesia memang sudah berdiri," katanya.

Wednesday, May 18, 2016

Singapura Negara Terbesar Beri Utang Ke RI, Tembus Rp 734 Triliun


Ekonomi - Bank Indonesia (BI) baru saja melansir data terbaru mengenai posisi utang luar negeri Indonesia. Per Maret 2016, utang luar negeri Indonesia tercatat sebesar USD 315,98 miliar atau setara dengan Rp 4.222 triliun (kurs hari ini). Angka utang ini naik dibanding bulan sebelumnya atau Februari 2016 yang tercatat hanya USD 312,22 miliar.

Dikutip dari data Bank Indonesia, sumber utang luar negeri berasal dari 3 macam kreditor. Pertama adalah dari berbagai negara dengan total USD 177,4 miliar. Kemudian dari organisasi internasional sebesar USD 29,46 miliar serta lainnya sebesar USD 109,11 miliar.

Dari sisi negara, Singapura tercatat sebagai pemberi utang terbesar ke Indonesia dengan total mencapai USD 54,93 miliar atau setara dengan Rp 734 triliun. Selanjutnya disusul oleh Jepang dengan total utang mencapai USD 32,52 miliar. China saat ini juga cukup besar memberi utang ke Indonesia dengan nilai mencapai USD 13,89 miliar dan disusul oleh Amerika Serikat sebesar USD 9,53 miliar. Masih banyak negara lain yang memberi utang ke Indonesia dengan nilai di bawah USD 10 miliar seperti Hong Kong, Jerman, Korea Selatan, Spanyol dan lain sebagainya.

Sedangkan dari sisi organisasi internasional, IBRD tercatat sebagai pemberi utang terbesar dengan nilai USD 15,05 miliar. Kemudian ADB juga memberi utang sebesar USD 9,1 miliar. Selanjutnya disusul oleh IMF sebesar USD 2,7 miliar. Masih banyak organisasi lainnya seperti EIB, NIB dan lain sebagainya yang memberi utang ke Indonesia.

Namun demikian, Adviser IMF Benedict Bingham pernah mengatakan Indonesia sudah tidak lagi berutang pada lembaga moneter internasional tersebut. Adapun utang tercantum dalam data statistik utang luar negeri Bank Indonesia itu merupakan kuota penyertaan modal Indonesia dalam bentuk mata uang khusus IMF, biasa disebut special drawing rights (SDR).

"Berdasarkan dokumen perjanjian, alokasi SDR kepada seluruh negara anggota disesuaikan dengan proporsi kuota mereka di IMF. Ini dalam rangka menyediakan likuiditas tambahan buat negara anggota."

Saat ini, lanjut Benedict, kuota Indonesia sebesar SDR 1,98 juta atau setara USD 2,8 juta. Berdasarkan standar akuntansi, penyertaan modal ini diperlakukan sebagai utang atau kewajiban luar negeri harus ditanggung Bank Indonesia.

"Sementara, kepemilikan SDR diperlakukan sebagai aset Bank Indonesia," katanya. "Jadi, ketika SDR dialokasikan, itu tidak mengubah posisi utang negara anggota pada IMF."

Sumber: www.merdeka.com

Saturday, May 7, 2016

HMI Cabang Sigli Mengecam Keras Pernyataan Saut Situmorang


Sigli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli mengecam pernyataan wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang yang telah mencemarkan nama baik HMI.

"Pernyataan Saut Situmorang yang mengatakan alumni LK 1 HMI ketika menjadi pejabat mereka korup. Pernyataan Saut telah merusak citra lembaga Himpunan Mahasiswa Islam dengan menebar fitnah" kata Almasani kader HMI Cabang Sigli.

"Saut Situmorang jelas melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan penyebaran fitnah serta Pasal 45 Ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE" tambahnya.

Kader HMI Cabang Sigli mendesak Pengurus Besar (PB) HMI dan KAHMI Nasional untuk membawa kasus ini kejalur hukum serta menindak lanjuti secara serius dan kami Insya Allah juga akan melayangkan surat kepada POLRI terhadap kasus ini, tuturnya.

Tuesday, April 5, 2016

Koalisi Kader Menuju Musda HMI Riau-Kepri

http://atjeh-post.blogspot.co.id/2016/04/andri-fitri-yanto-layak-pimpin-badko-hmi-riau-kepri.html
Photo: Andri Fitri Yanto (kanan)

RIAU - Dalam perhelatan Musyawarah Daerah Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Riau - Kepulauan Riau (Badko HMI Riau-Kepri), Andri Fitri Yanto yang sebelumnya didorong banyak kalangan di internal HMI membulatkan niatnya untuk ikut bertarung sebagai calon Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri yang akan dilaksanakan Akhir bulan April 2016 ini.

Motto yang diusung adalah "Ikhlas berbuat dan terus berjuang", karena menurut Andri ikhlas dan berjuang adalah kunci dari kesuksesan seseorang dalam mengemban tanggung jawab, hal tersebut pernah beliau terapkan ketika menjadi Ketua Umum HMI Komisariat Politeknik Negeri Batam pada tahun 2012, dan Ketua Umum HMI Cabang Batam di tahun 2014. Andri juga menyampaikan perlunya Koalisi Kader untuk saling gotong royong, bahu-membahu dalam menjalankan aktivitas berhimpun di wilayah kerja Badko HMI Riau-Kepri.


Dalam persiapannya andri telah mengemas Visi dan Misi yang apabila diterapkan akan mengembalikan arah perjuangan HMI kapada Khittah nya, Visi dan Misi itu beliau rumuskan setelah mendengarkan masukan dan kuluhan kader HMI saad ini.

Visi :
HMI Untuk Umat dan Bangsa
Misi :
1. merevitalisasi perkaderan HMI
2. Internalisasi NDP pada diri kader HMI
3. Optimalisasi peran lembaga kekaryaan & pengembangan profesi
4. Pengabdian terhadap umat dan bangsa.

Andri Fitri Yanto juga menerima masukan dari berbagai kader dan kalangan untuk membuat tagline, dan beliau memilih #HMIBAIK sebagai tagline pemenangannya dalam agenda Musda mendatang, dikarenakan apabila dijabarkan #HMIBAIK menjadi HMI Beriman Amal Intelektual, yang merupakan inti sari dari Nilai Dasar Perjuangan (NDP) yaitu Beriman, Berilmu, Beramal.

Friday, April 1, 2016

Andri Fitri Yanto Layak Pimpin Badko HMI Riau-Kepri 2 Tahun Kedepan

Atjeh Post: Photo Andri Fitri Yanto

ATJEH POST - Cerita Kongres yang menuai pro dan kontra telah berlalu yang memutuskan Kakanda Mulyadi P. Tamsir sebagai Ketua Umum PB HMI Priode 2016-2018, HMI Badko Riau-Kepri tergolong sukses sebagai Tuan Rumah Kongres Himpunan Mahasiswa Islam ke 29 yang dilaksanakan di Pekanbaru tersebut. Dan saatnya Badko HMI Riau-Kepri mempersiapkan agenda Musyawarah Daerah (Musda), Wilayah kerja Badko Riau-Kepri dalam waktu dekat ini.

Belakangan ini telah banyak bermunculan kader-kader terbaik Badko Riau-Kepri yang menyatakan diri siap maju sebagai Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri Priode 2016-2018.

Andri Fitri Yanto dipandang layak menahkodai Badko HMI Riau-Kepri dua tahun kedepan. Lulusan dengan nilai tertinggi pada Latihan Kader III (Advance Training) HMI Badko Riau-Kepri tahun lalu tersebut pernah menjabat sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Politeknik Negeri Batam Priode 2012-2013 dan Ketua Umum HMI Cabang Batam Priode 2014-2015.

Kesempatan beliau masih terbuka lebar seperti halnya kandidat lainnya, Mengingat jenjang Training formal di HMI sudah dilewati beliau semuanya, LK I Komisariat SMBP, LK II Cabang Bogor, dan LK III Badko Riau-Kepri, Syarat adminitrasi sebagai calon Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri tidak perlu dirisaukan lagi.

Musyawarah Daerah Badko HMI Riau-Kepri sesuai hasil rapat harian pengurus Badko direncanakan digelar di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, pada tanggal 1 April 2016.

Apabila Andri Fitri Yanto menyatakan kesiapannya maju sebagai Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri, Arbi Hasibi Nasution Demisioner Sekretaris Umum HMI Cabang Batam dan beberapa Cabang dibawah Badan Koordinasi HMI Riau-Kepri menyatakan Siap menjadi Tim pemenangan dan mendukung penuh kepada Andri untuk maju sebagai kandidat Ketua Badko di Musda kali ini, semuanya masih memungkinkan, masih ada waktu untuk menggalang dukungan dari cabang-cabang.

Arbi menambahkan "Pengalaman dan Ke-HMI Andri mampu menjembatani kebijakan-kebijakan PB HMI ke Cabang-Cabang di wilayah kerja Badko Riau-Kepri, Saya berharap agar beliau ikut ambil bagian dalam agenda musda yang didepan mata, Besar harapan saya dan kader lainnya terhadap beliau", tutup Arbi saat dijumpai wartawan dikawasan Batam Center.

Friday, March 25, 2016

Bentrok dengan Brimob, 1 Batalyon Marinir.....


SORONG - Satu Batalyon anggota Marinir Lantamal XIV Sorong tidak bisa berlibur sebulan hanya gara-gara segelintir anggotanya terlibat bentrok dengan personel Brimob Detasemen C Sorong di diskotik Star Light Sorong. 

Izin berlibur bagi anggota Marinir Lantamal XIV Sorong tersebut dicabut oleh Danyon Marinir/Lantamal XIV Sorong, Letkol Marinir Ridwan Azis. 

”Saya tindak tegas mereka yang terlibat, bahkan anggota yang tidak terlibat pun saya tindak, jadi seluruh anggota hak izin pesiar (berlibur) saya cabut hingga satu bulan kedepan,” kata Letkol Ridwan Aziz, kepada Sindonews, Kamis (24/3/2016).

Menurut Letkol Mar Ridwan Aziz, kejadian ini merupakan situasional, dan tidak ada rekayasa. Untuk membangun suasana persatuan sesama aparat keamanan di Kota Sorong, menurut Letkol Ridwan akan diadakan silaturahmi bersama.

Sebelumnya sejumlah oknum anggota Marinir Lantamal XIV Sorong terlibat bentrok dengan sejumlah oknum personel Brimob Detasemen C Sorong, Polda Papua Barat, di Kota Sorong, Kamis (24/3/2016) dini hari tadi.

Bentrok terjadi Bar Star Light pada, pukul 02.45 WIT, Jalan Misol, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat. 

Akibat kejadian tersebut anggota Brimob Bripda Guntur mengalami luka tusuk pada bagian perut dan luka pada bagian dagu.

Sumber: sindonews.com

Sunday, March 20, 2016

Para Pesaing Ahok Mulai Cari Dukungan Partai


Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (kiri), berjabat tangan dengan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Nachrowi Ramli (kanan), sebelum menjadi nara sumber dalam Diskusi Rakyat Jakarta di Jakarta, 19 Maret 2016. Diskusi tersebut membahas soal kriteria calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com